5 Contoh Cover Laporan

5 Contoh Cover Laporan

Bingung mencari cover untuk laporan pertanggung jawaban, kegiatan OSIS, UKM ,magang, PKL? Tenang, di bawah ini ada beberapa contoh cover laporan yang bisa membantu Anda yang sedang kebingungan membuat cover.

Sebenarnya membuat cover laporan itu tidak terlalu sulit. Yang sulit itu tentu saja membuat isi laporannya ya, hehe. Walaupun begitu, melihat contoh cover laporan juga perlu untuk menambah pengetahuan kamu membuat cover laporan yang baik.

Pengertian Laporan

5 Contoh Cover Laporan

Sering bukan diminta untuk membuat laporan? Laporan adalah suatu bentuk pemberitahuan ataupun pertanggungjawaban atas terlaksananya sebuah kegiatan. Laporan pertanggung jawaban dari kegiatan ini bisa disampaikan baik secara lisan maupun tulisan sesuai dengan hubungan wewenang dan tanggung jawab yang ada.

Fungsi Laporan

Fungsi laporan diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Pertanggungjawaban bagi orang yang diberi tugas
  2. Landasan pimpinan dalam mengambil kebijakan/keputusan
  3. Alat untuk melakukan pengawasan
  4. Dokumen sebagai bahan studi dan pengalaman bagi orang lain.

Macam-macam Laporan

Macam-macam laporan menurut bentuknya:

  1. Laporan berbentuk formulir
  2. Laporan berbentuk surat
  3. Laporan berbentuk memorandum (memo)
  4. Laporan berbentuk naskah
  5. Laporan berbentuk buku

Sistematika Pembuatan Laporan

Contoh laporan yang lengkap haruslah dapat menjawab semua pertanyaan mengenai :

  1. Apa ( What )
  2. Mengapa ( Why )
  3. Siapa ( Who )
  4. Di mana ( Where )
  5. Kapan ( When )
  6. Bagaimana ( How ).

Urutan isi laporan sebaiknya Anda atur, sehingga siapapun yang membaca laporan dapat dengan mudah memahami isi laporannya. Nah, urutan isi laporan yang benar antara lain sebagai berikut :

  1. Pendahuluan

Pada bab I yang berisi pendahuluan disebutkan tentang :

  1. Latar belakang kegiatan
  2. Dasar hukum kegiatan
  3. Apa maksud dan tujuan kegiatan
  4. Ruang lingkup isi laporan

2. Isi Laporan

Pada bagian bab II yang berisi laporan, maka haruslah memuat segala sesuatu yang ingin dilaporkan di antaranya :

  1. Jenis kegiatan.
  2. Tempat dan waktu kegiatan.
  3. Petugas kegiatan.
  4. Persiapan dan rencana kegiatan.
  5. Peserta kegiatan.
  6. Pelaksanaan kegiatan
  7. Kesulitan dan hambatan.
  8. Hasil dari kegiatan.
  9. Kesimpulan dan saran untuk kegiatan yang lebih baik di masa yang akan datang.

3. Penutup

Di bagian bab terakhir, yakni pada kegiatan ini tulislah ucapan terima kasih kepada yang telah membantu penyelenggaraan kegiatan. Tulislah pula kalimat permintaan maaf apabila ada kekurangan-kekurangan. Juga dengan maksud apa laporan itu dibuat.

Dasar – dasar dalam Membuat Laporan

1. Jelas

Dalam menulis suatu laporan diperlukan kejelasan yang baik dalam pemakaian bahasa, istilah, maupun kata-kata. Kalimat yang digunakan haruslah yang mudah dicerna, dipahami dan dimengerti bagi siapa saja yang membaca.

2. Mengenai sasaran permasalahannya

Hindarilah pemakaian kata-kata yang membingungkan atau tidak muluk-muluk agar sasaran permasalahan bisa terbidik.

3. Lengkap dan utuh

Pembahasan urutan permasalahan dalam laporan harus disesuaikan dengan prioritas penting tidaknya permasalahan yang diselesaikan.

4. Tepat waktu dan cermat

Pembuatan laporan diusahakan bisa diselesaikan dengan waktu secepat-cepatnya dan sesegera mungkin disampaikan.

5. Konsisten

Sebaiknya sebuah laporan juga didukung oleh data-data yang bersifat konsisten, kontinu dan tetap. Bersifat konsisten ini berarti selalu akurat dan tidak berubah-ubah sesuai dengan perubahan waktu dan keadaan. Sebab keberadaan data yang konsisten akan sangat membuat suatu laporan agar lebih dipercaya dan diterima oleh atasan.

6. Harus Ada Proses Timbal Balik

Terakhir, sebuah laporan yang baik harus bisa dipahami dan dimengerti oleh siapa saja yang membaca sehingga timbullah respon atau proses timbal balik.

Cara Membuat Cover Laporan

Kemudian, dalam  membuat cover laporan, hal yang perlu Anda ingat aturan pembuatannya, sebagaimana yang tertera di dalam website

 Academic Indonesia adalah:

1. Perhatikan Kertas

Gunakanlah kertas dengan ukuran A4

  1. Perhatikan Margin Halaman dengan ketentuan :
  1. Atas : 3 cm
  2. Kanan : 3 cm
  3. Bawah : 3 cm
  4. Kiri  : 4 sm

Pada pembuatan cover laporan akan ada beberapa unsur yang perlu Anda perhatikan di antaranya adalah :

2. Judul Laporan

Judul laporan yang hendak Anda tulis disarankan untuk menggunakan huruf kapital tebal dengan jenis tulisan yang jelas. Untuk pilihan font biasanya menggunakan Arial dan Times New Roman.

Kedua font di atas merupakan jenis tulisan yang paling lazim digunakan untuk menulis judul makalah.

Contohnya adalah :

LAPORAN ANALISIS PEMAKNAAN BERITA HOAKS OLEH SANTRI RAUDHATUT THALIBIN

atau

LAPORAN PERTANGGUNG JAWABAN (LPJ) OSPEK UNIVERSITAS BRAWIJAYA

3. Tujuan Pembuatan Laporan

Maksud dari tujuan penulisan laporan adalah apa yang melandasi penulis dalam melakukan penulisan laporan. Pada umumnya tujuan laporan ditulis dengan contoh kalimat sebagaimana yang ada di bawah ini

4. Logo almamater atau organisasi

Ketika menggunakan logo untuk cover laporan, pilihlah logo yang menggunakan warna dengan gambar yang jelas atau tidak buram. Jika Anda tidak menemukannya, maka Anda bisa menggunakan logo berwarna hitam putih. Nah, untuk ukuran besar kecilnya logo disesuaikan dengan kertas dan margin makalah agar tidak terlihat kacau.

5. Identitas Penulis

Jangan lupa untuk mencantumkan nama penulis atau beserta nomor induk mahasiswa (NIM), serta jurusan dan fakultas. Jika laporan bersifat milik kolektif maka cantumkan nama organisasi

Misalnya :

 Ana Karenia (14210051)

Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam

 Fakultas Dakwah dan Komunikasi

6. Tahun Pembuatan

Terakhir, di bagian paling bawah jangan lupa tuliskan tahun di mana Anda menulis laporan tersebut.

 

 

You May Also Like

About the Author: Dewo Broto

Seorang pemuda 20 Tahun yang lagi ketagihan menulis artikel di media online.